­

2024 International Movies Personal Favorite

2/18/2025



Dengan beragamnya karakteristik dan persona film-film 2024 menjadi sorotan tersendiri bahkan tidak sedikit beberapa orang membandingkan film 2024 dengan 2023 yang super powerful itu tapi dengan banyaknya drama, dan cerita film bagiku tetap menjadi safe space, escapism yang membentuku melihat dunia lebih luas dengan perspektif dari karakter-karakter hebat lainnya.
Without further ado berikut film-film internasional favorit saya tahun 2024:

20. Alien: Romulus



Saya bukan pengikut seri Alien, mungkin seri Alien yg saya ikuti adalah ini dan #Prey tapi somehow saya sangat menyukai #AlienRomulus ini, Fede Alvarez tahu betul memberikan ketegangan yg intens dan klaustrofobik ditambah teror alien-alien haus manusia menjadikannya sangat menyeramkan.
Alvarez mengembalikan cerita Alien klasik yg sederhana tapi efektif menakutkan tanpa terlalu ambisius babibu. Anyway saya juga suka sekali film #Prey itu.

19. Blink Twice



#BlinkTwice disutradarai oleh salah satu aktor yang kusuka Zoe Kravitz dan menjadi debut arahan filmnya yg EDAN & benar-benar satisfying. spt perpaduan Get Out dan Ready Or Not, yg punya sound disturbing dan pace yg pas membuatnya seru dan menegangkan ditonton dr awal hingga akhir. akting para pemain yang mantap terutama si pemain utama Naomi Ackie dan Channing Tatum berhasil memberikan ketegangan yg efektif.

18. How To Make Millions Before Grandma Dies



Sebenarnya tidak baru untuk plot 'mendampingi yang terkasih sebelum meninggal' bahkan plot ceritanya pun telah dispoil di judulnya sendiri tapi bagaimana Pat Bonnitipat menempatkan drama ini patut diacungi jempol, dia memberikan humor, kehangatan dan emosional utk film ini dengan tidak berlebihan sehingga tidak over dramatis atau over lucu yg berasa sekali dinamika emosinya, Pat juga menyelipkan rasa kesepian, kerinduan dan kebersamaan yg menyelekit hati tapi di saat yg sama terasa lembut dan cantik, ditambah ensemble cast yang mantap, dan plot relatable menambah kekuatan film ini.

17. Furiosa



Menyesal tidak bisa menyaksikan Mad Max: Fury Road di layar lebar, dan tidak akan terulang dengan #FuriosaAMadMaxSaga dengan cadas, gersang, berapi-api dan meledak George Miller kembali memberikan tontonan Furiosa yg layak sebagai prequel dari Fury Road.
dengan hadirnya cerita Furiosa menguatkan kembali Fury Road yang epik itu, ditampilkan sangar oleh Anya Taylor-Joy sebagai Furiosa muda yg penuh dendam, dan ambisi dan villain Dementus yg greedy dan eksentrik diperankan oleh Chris Hemsworth, dari segi teknikal nearly perfect dari sound DARDERDOR hingga visual yang apik.

16. Inside Out 2



"maybe that's what happen when you grow up, you feel less joy"

bukan perkara mudah bagi Pixar mengembangkan cerita Inside Out yang dulu memang sudah out of the box dan pintar tapi mereka somehow bisa mengembangkan cerita yang lebih kompleks dan benar-benar cerdas dengan menyertakan tambahan 'grup emosi' baru dengan berkembangnya usia Riley lalu kita kembali diajak bertualang ke alam bawah sadar dan pikiran Riley yang secara tak langsung seperti menyelami pikiran dan psikologi kita sendiri karena terasa real dan mudah dipahami. Inside Out 2 adalah sekuel yang sekali lagi pintar bercerita, hangat, mengharukan, manis, kompleks tapi ringan dan astaga lucunya renyah yang beneran lucu dan dengan visual a la Pixar yang colorful dan cantik.


15. Gladiator II



Bisa diakui Gladiator 2 mungkin tidak semenyentuh dan se-memorable Gladiator pertama tapi sekeual yang tidak memaksakan plot pertama menjadi ending yang apik atas 'balas dendam' dari Maximus yang membekas itu, Paul Mescal juga cukup patriotik memerankan Lucius yang berani mati, sentuhan Ridley Scott yang manly dan brutal memberikan kesan bold untuk film Gladiator yang sesuai ekspektasi saya.


14. The First Omen


Tanpa ada ekspektasi sebelum menonton The First Omen yang astaga benar-benar jadi salah satu film horor memorable buat saya tahun ini, takut berlanjut spoiler review tidak saya teruskan dan tontonlah tanpa mengetahui apappun tentang film ini.


13. Civil War


Bukan tanpa alasan #CivilWar menjadi film dengan budget produksi A24 terbesar karena memang yang ditampilkan Alex Garland memanglah grande dan imersif seperti mengajak penonton untuk jadi bagian garda depan medan perang layaknya jurnalis, kengerian perang dipaparkan realistis dan sangatlah mengerikan walau backstory dari perang saudaranya tidak digali dalam tapi pov jurnalisnya yg meyakinkan dan efektif membuat filmnya makin instens.

semua penampilan cast yg terrific terlebih untuk Kirsten Dunst yang selaras dengan filmnya yg juga intensif.


12. Wicked


Jon M. Chu menyihir musikal ikonik #Wicked ke dalam sebuah film yang ternyata masih magical dengan set dan produksi megah didukung dengan talenta besar seperti Cynthia Erivo dan Ariana Grande dengan suara wow siap membawamu ke dunia fantasi The Wizard of Oz yg memanjakan mata dan telinga, Erivo dan Grande benar benar bersinar tanpa sedikitpun menutup aura satu sama lain.
Part 1 ini memang baru berfokus ke pengenalan karakter tapi character development-nya menawan shg tidak terburu-buru yang (semoga) akan menguatkan keseluruhan plot yg akan hadir di part 2.

saya belum pernah nonton musical-nya secara langsung tapi saya benar-benar terpukau dan bahagia akhirnya bisa menyaksikan lagu Defying Gravity dibawakan dengan semenggelegar ini, ga sabar untuk part 2 nya.


11. The Taste of Things


Anh Hung Tran menghadirkan film sangat lembut selembut butter, secantik bunga garnish, dan se-delicate baked alaska melalui #TheTasteOfThings, yg juga seperti ingin menunjukkan betapa penting dan passionate nya seorang juru masak dalam kehidupan dan diselingi drama super romantis menjadikannya penuh cinta dan kasih sayang ke makanan dan juga koneksi manusia.


10. Perfect Days


Tentu yang menjadi sorotan dalam film ini adalah mengapresiasi hal-hal kecil dalam hidup dan Wim Wenders berhasil menghadirkan itu dalam film ini, yang juga didukung performa Koji Yakusho yang sangat delicate, lembut dan cantik.


9. Challengers


Sudah jadi ciri khas Luca Guadagnino memberikan sensasi erotis tapi tidak pernah vulgar memperlihatkan porno murahan, di #Challengers dia memberikan tontonan sport movie yg out of the box banget dengan shot sensual, alur waktu maju mundur dan scoring mumpuni didukung performa Mike Faist-Zendaya-Josh O'Connor yang astaga chemistry nya saling erat dan sensual satu sama lain memberikan keseksian yg pas untuk drama cinta segitiga ini.

Luca Guadagnino telah membuat olahraga tenis adalah olahraga paling seksi sedunia. Mr. GUADAGNINO I FUCKING LOVE YOU.


8. Laapataa Ladies/Lost Ladies


Benar-benar ga nyangka bakal sesuka banget sama film yang saya sendiri ga tau cara nyebutnya ini, #LaapataaLadies it really is beautiful.

cara satire Kiran Rao menyenggol sosial India thd perempuan ini sangatlah lucu, romantis, mengena, ringan & sederhana tapi kekuatan feminismenya kental dan menyenangkan.


7. The Paradise of Thorns


Secara plot #TheParadiseOfThorns ini tidak begitu orisinil tapi film ini seperti diciptakan memang hanya untuk Thailand, dari orang Thailand dan oleh Thailand yang mana tidak akan masuk akal jika dibuat di Hollywood, Iran, Korea, Cina atau bahkan Indonesia sekalipun.
Boss Kuno mengemas komedi gelap dari romansa, keadilan, status sosial di film ini dengan sangat unik, rapi, menegangkan, tajam dan berbudaya.
impressive to the max from the directing, acting, to the writing which excels the backstory with its fast pacing storyline.


6. The Wild Robot

"sometimes heart can have their own conversation"


jika ada yang bilang #TheWildRobot adalah film animasi terbaik dari Dreamworks maka saya percaya dan setuju tanpa interupsi sedikitpun.
#TheWildRobot memang sememukau itu, saya benar terkesima dengan segala idenya dari visual, audio hingga storytelling nya, perpaduan cerita tentang motherhood dan perpisahan dengan keunikan chemistry dari sebuah robot dan hewan yg dapat membuka mata tentang kehidupan, dan kebaikan dunia yg memberikan penonton rollercoaster emosi dan iya satu lagi, saya suka banget juga pemilihan pengisi suaranya yg terasa cocok dengan kepribadian masing2 karakternya spt Lupita Nyong'o, Pedro Pascal, Kit Connor, Bill Nighy, dll. POKOKNYA CANTIK POL.

"funny how life works"


5. The Holdovers


Kapan ya punya film lebaran sehangat & se-open minded spt film natal #TheHoldovers ini yg astaga jenaka dgn caranya yg lembut, menghangatkan hati dgn caranya yg cantik & luar biasa membuka pikiran tentang kehidupan manusia. Salah satu film yg akan ku tonton jika mengalami hari buruk untuk kembali bisa membangkitkan optimisme dan kebaikan.

4. The Substance


#TheSubstance adalah sebuah film dengan ide liar dieksekusi sangat gila yg tidak diperuntukkan ke semua orang yg selama 2,2 jam menghilangkan pikiran logis dan normalmu sementara.
penuh dengan darah, prostetik sinting, pengambilan gambar dan sfx aneh yg siap membuatmu merinding, ngilu, mual atau bahkan muntah, mungkin film dengan gore spt ini sudah ada tapi yg satu ini unik dengan cerita tentang kecemburuan, ketamakkan, narsistik, dan patriarki dibalut jadi satu dalam skenario feminis dan membuat filmnya walau eksentrik tapi cantik yg didukung performa Demi Moore dan Margaret Qualley yang eksotik dan apik.

3. All of Us Strangers


Andrew Haigh menghadirkan film ini dengan sangat menyakitkan tapi indah dengan caranya yang kompleks dan unik menempatkan penonton di realita dan imajinasi yg menggambarkan kesedihan, kesepian dan rasa duka mendalam tiap karakternya yang ditampilkan sangat menyentuh dari Andrew Scott dan sangat heart-wrenching dari Paul Mescal, keduanya mampu memberikan intimasi dan chemistry yang erat dan affecting.
#AllOfUsStangers ini terlalu mengharukan tapi di saat yang sama terasa seperti dipeluk.

2. Dune: Part Two


Super salut sama Denis Villeneuve, kemegahan segala aspek di Dune Part 1 terulang kembali bahkan lebih baik di Dune 2 ini, dengan premis yg lebih besar dan lebih deep tentang kekuasaan, relegiusitas, dan dendam menjadikan kekuatan di part 2 ini, belum lagi teknis dari costume dari Jacqueline West, visual Greig Frasser dan scoring dari Hans Zimmer yg astaga sukses bikin bergetar jiwa raga penontonnya, penampilan semua cast dengan porsi yg adil dan apik.
benar-benar sensasi ibadah sinema yg sesungguhnya. EPIK EPIK EPIK.

1. The Zone of Interest


Bukan tanpa alasan film ini mendapatkan Oscars tahun lalu karena bagiku film ini adalah satu dari sedikit film jenius di dunia. memberikan visual memanjakan mata, dan sangat indah tapi diiringi audio horor yang dengan subtil kamu bisa rasakan kengerian dari genosida yg dilakukan Nazi di Camp Auschwitz hingga bulu kudukmu merinding yg juga didukung dengan penampilan semua cast yang mumpuni.
dirilis di waktu seperti ini rasanya tepat bisa menampar Israel dan pendukungnya yg telah gelap mata dan hati melakukan hal yang sama kepada Palestina.
A MAGNIFICENT WORK FROM JONATHAN GLAZER.


Honorable Mention



You Might Also Like

0 comments

Subscribe