­

2024 Indonesian Movies Personal Favorite

2/18/2025

 


Menarik bagaimana ternyata film dokumenter adalah film favoritku tahun 2024 yang mana biasanya saya kurang menggali film dokumenter indonesia, walau tahun 2024 terbilang tidak banyak menjadi film favoritku tapi ada yang cukup membekas di hati dan pikiran maka inilah film-film indonesia 2024 favorit saya:

10. Panduan Mempersiapkan Perpisahan

9. Pemandi Jenazah

8. The Shadow Strays


7. The Architecture of Love

Memang tidak baru plot dari #TheArchitectureOfLove ini, individu depresif yg lari dari traumanya masing-masing dan saling jatuh cinta tapi cara Teddy Soeriaatmadja memberikan bumbu manis dan pahit di film ini menjadi sesuatu yg romantis didukung performa Putri Marino yg as always flawless dan chemistry hangat dengan Nicholas Saputra. surely theres romance spark in it.

6. Dua Hati Biru

Meneruskan kembali Dua Garis Biru dengan Dara dan Bima menjadi orang tua muda dan suami istri dengan segala kesulitan, tantangan dan kompleksitasnya dalam dunia parenting dan segala kehidupan berdua yg baru untuk mereka.

Walau ter-potray dari pasangan muda tapi kandungan dari penulisan pintar Gina terasa dewasa, grounded, dan sekali lagi menjadi insight yang berbobot ttg parenting dan pernikahan muda dan didukung oleh performa semua cast dgn sangat baik.

Dan suka banget gimana Gina dan Dinna memberikan arahan yang up and down yg mengajak penonton ikut merasakan bahwa berkeluarga memang sedinamis itu, senangnya, sedihnya, takutnya, marahnya, dan segala emosi yg disalurkan oleh Bima, Dara dan Adam yg di perankan Angga, Nurra, dan Farrell which they crushed it so well.

5. Siksa Kubur

Tidak pernah terbayang sebelumnya lagu Bengawan Solo bisa akan sangat mencekam tapi juga terasa kontemplatif setelah nonton #SiksaKubur, YAP JOKO ANWAR IS BACK!
dimulai dr opening mindfuck yg khas sampai klimaks yg membekas bahkan hingga selesai menonton.
karakterisasi yg tdk sempurna tp ditulis apik oleh Joko Anwar sendiri dan adapun makeup, camera works dan sokongan scoring mencekam membuat penonton bergidik.
suka sekali cerita ini dibangun dgn tidak preachy tp ttp memberikan religi yg menohok.
departemen aktingnya wow. Faradina Mufti dan Reza Rahadian gokil, range emosinya luas cuy. suka sekali gimana Reza subtil menyembunyikan trauma dan dosanya sendiri, goks.

4. Agak Laen


Agak Laen dan masih ngerasa jokes nya dia brilian, ini tuh mengingatkanku kembali ke era film-film thailand 2010an yg fresh, relate tapi lucu.

3. Home Sweet Loan

Kamu tau apa yg membuat film #HomeSweetLoan terasa spesial adalah kerasa banget kalo film ini dibuat oleh perempuan shg terasa halus bertutur tapi esensi perempuan dalam menghadapi dinamika kehidupan itu jadi terasa hidup, dekat, sederhana tapi di saat yg sama kompleks layaknya kehidupan realita ini, terutama untuk kaum proletar ini mungkin seperti cerminan kita dalam visual layar lebar.

2. Kabut Berduri

Edwin ini adalah salah satu sutradara Indonesia paling versatile dan unik tapi entah bagaimana dia punya khas tersendiri yg terlihat dalam film-filmnya, Ia kembali dengan #KabutBerduri yg punya cerita yg harusnya bisa lebih simple tapi Edwin spt tidak mau mengambil jalan mudah, dia memutar cerita polisi yg ditugaskan ke daerah terpencil Kalimantan utk mengusut pembunuhan berantai menjadi cerita yg lebih deep dgn sentilan politik dan terdapat sensasi mistis di dalamnya, juga background karakter yg kuat dan itu berhasil menjadikan ini film Indo unik dan berani.
kudos juga untuk Putri Marino yg selalu kasih effortless stunning performance dan jejeran cast lainnya even suka banget logat Kalimantan untuk karakter lokalnya as Kalimantanese i approved.

1. Eksil

"Pembunuh dihukum 20 tahun, 25 tahun, kami dihukum tidak tau sampai kapan"

Cekat, dan sesak adalah ekspresi ketika menonton narasumber-narasumber bercerita bagaimana mereka terpaksa dieksilkan.
cermat sekali Lola menjahit footage kelam, dan cerita narasumber menjadi film yang provokatif dan tamparan betapa buta dan tulinya kita atas kebenaran sejarah.
perasaan getir, sedih, harapan, mimpi dan keputusasaan narasumber terasa sekali ke penonton. sebuah tontonan yang bisa "membangunkan" generasi muda.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe