Aku mengantisipasi film ini cukup lama, dimulai ketika mba Dian Sastro mengunggah poster/footage film ini di akun instagramnya, aku langsung excited banget apalagi aku sudah punya novelnya sedari lama tapi belum dibaca (yang akhirnya dibaca pas tau akan difilmkan) dan gara-gara ngeliat bahwa sutradaranya adalah Edwin, yap ini sutradara dari film Posesif, dulu aku hype banget sama film Posesif saking sukanya dan sekarang...
Tahu film ini awalnya karena trailer, padahal sudah menghindari trailer film ini sudah lama banget dan alhasil harus ngalah ngeliat trailer ini di teater sambil nungguin film Crazy, Rich, Asian dan terpukau karena trailer doang, ini sudah bikin excited banget mau nonton. Sekalipun ini film dengan latar belakang waktu 20.000 tahun yang lalu, tapi sebenarnya ini bukan film kelai-kelai ini film drama, sekarangkan...
Sebenarnya aku bukan penikmat film mandarin yang gila-gilaan, film drama mandarin yang masih terngiang dalam hati ku cuma baru Don't Go Breaking My Heart doang dan karena hype untuk film ini yang cukup gila-gilaan dan pemerhati rating rotten tomatoes yang cukup serius maka aku memutuskan untuk menonton film ini. Setelah nonton dapat chat dari teman yang nanya ini bagus gak sih? yah aku...
Movie
Movie Review: Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 | Titik Awal Film Indonesia Menuju Kecanggihan CGI?
Gambar dari sini https://twitter.com/wirosablengID/status/963645845420822529 https://twitter.com/wirosablengID/status/963645845420822529https://twitter.com/wirosablengID/status/963645845420822529 Okay, this is my first review i put it in my blog? And why Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212? Because there's few interesting aspects that i wanna share with you. So, lets begin. Aku termasuk agak telat untuk nonton film ini, karena kerjaan yang jauh dari bioskop dan karena saya bukan penonton yang hobi harus nonton...